HOTLINE / CALL US

Kombaca Perpus Unila dan RELIMA Perpusnas RI Gelar Webinar Bahas Kesehatan Mental dan Bibliotherapy

20
Jun 2026
Category : Berita
Author : angel
Views : 48x

Komunitas Baca (Kombaca) Perpustakaan Universitas Lampung berkolaborasi dengan Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpusnas RI Kota Bandar Lampung menggelar webinar daring bertajuk “Overthinking, Burnout, dan Buku: Bisakah Literasi Menjadi Tempat Pulang?” , Sabtu, 2o Juni 2026 via Zoom.

Webinar ini bertujuan memberikan ruang refleksi untuk menghadapi isu kesehatan mental yang kian marak yang dikaitkan dengan bagaimana literasi lewat konsep Bibliotheraphy menjadi salah satu media memulihkan dan memberdayakan diri.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang menyampaikan materi dari tiga perspektif  yang berbeda. Ketiganya yaitu, Awa Fauzia Malehan, S.Psi. (Psikolog Umum) yang mengupas sisi psikologis fenomena overthinking dan burnout., Alya Nurani (Duta Baca Perpustakaan Unila tahun 2026 dan juga Penulis) yang pengalaman tentang bagaimana tulisan dan buku menjadi media pemulihan dan Yoga Pratama (Koordinator RELIMA Perpusnas RI Lampung)  yang menyoroti peran nyata gerakan literasi di tengah masyarakat.

Duta Baca Kombaca Unila, Palwa Abiyyu Jaya, menyampaikan rasa bahagianya atas jalannya acara yang interaktif dari awal hingga akhir. Mahasiswa Unila tersebut berharap materi dari para pembicara dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak untuk beristirahat dan pulih.

Sementara Yoga Pratama menegaskan bahwa kolaborasi ini  menjadi kunci agar literasi tidak hanya berhenti pada kegiatan membaca, tetapi juga hadir sebagai sarana pemberdayaan, ruang berbagi, dan tempat bertumbuh bersama.

Di tengah gempuran arus informasi digital dan meningkatnya masalah mental, kehadiran komunitas literasi menjadi sangat krusial. Melalui program seperti webinar ini Yoga berharap  literasi sukses membuktikan fungsinya sebagai “tempat pulang” yang sehat—sebuah ruang untuk menemukan makna hidup, memahami diri sendiri, dan membangun harapan baru lewat kekuatan pengetahuan. [Rilis]