Pustakawan Unila Menjadi Finalis Indonesian Academic Librarian Award (IALA) 2017

[Perpus_Unila, 18/9/2017] Indonesian Academic Librarian Award (IALA) merupakan apresiasi Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) terhadap peran pustakawan perpustakaan perguruan tinggi dalam memberikan layanan yang terbaik bagi pemustaka dan juga mempromosikan kepustakawanan Indonesia kepada khalayak umum. Ajang ini adalah kegiatan rutin tahunan FPPTI dan tahun ini adalah kali kedua setelah kegiatan tahun sebelumnya (2016). Pada tahun ini IALA merupakan salah satu  dari rangkaian kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia 2017 dan Musyawarah Nasional (MUNAS) FPPTI, dengan tema The Future of Indonesian Librarianship: Think Innovation and Change”. Semiloka dan Munas ini merupakan kerjasama FPPTI dengan Ikatan Sarjana dan Informasi Indonesia (ISIPII) dan IPC Corporate University.

Seleksi IALA 2017 diawali dengan seleksi berkas dan dokumen dari perwakilan yang dikirimkan oleh FPPTI wilayah seluruh Indonesia kepada FPPTI Pusat. Setelah melalui penilaian terhadap berkas dan dokumen portofolio peserta calon finalis seleksi IALA 2017, maka tim seleksi IALA menetapkan 5 (lima) finalis yang berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya. Anita Ekarini, S.Sos, pustakawan madya, UPT Perpustakaan Universitas Lampung (FPPTI Lampung) merupakan salah satu finalis IALA 2017 tersebut.

Tahap berikutnya, Anita beserta 4 (empat orang) finalis lainnya yaitu Mufiedah Nur, S.Sos., M.Si. dari Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jember (FPPTI Jatim), Rikarda Ratih Saptaastuti,S.Sos., dari Perpustakaan Universitas Katolik Soegijapranata (FPPTI Jateng), Jeng Ayu Ning Tyas, S.Sos. dari Perpustakaan Universitas Telkom (FPPTI Jabar), dan P. Iman Hery Wahyudi dari Perpustakaan Universitas Pelita Harapan (FPPTI DKI Jakarta), mengikuti seleksi berupa Presentasi Karya Unggulan dan Forum Group Discussion. 

Seleksi tahap final ini dilakukan pada hari Minggu, 17/9/2017 di IPC Corporate University, Ciawi, Bogor. Dalam Presentasi Karya Unggulan, Anita membawakan makalahnya yang berjudul “Evaluasi Kinerja Perpustakaan Unila Dalam Upaya Pencapaian Visi Misi Berdasarkan  SNP PT 010:2011”.

Dari hasil seleksi final tersebut, terpilih satu orang pemenang yaitu Rikarda Ratih Saptaastuti,S.Sos. yang berasal dari Jawa Tengah. Pengumuman dan Penyerahan hadiah dilakukan pada hari Senin 18/9/2017 oleh Ketua FPPTI Pusat, Imam Budi Prasetiawan, S. S.

Selamat kepada pemenang dan seluruh finalis IALA 2017 semoga dapat terus semangat berkiprah dan memberikan yang terbaik dalam dunia kepustakawanan. (/Zad)

Tahun 2017, Tiga Pustakawan Unila Purnabakti

[Perpus_Unila, 15/9/2017]Selamat menjalani masa pensiun sahabatku. Terimakasih sudah menjadi tim yang hebat selama ini di Perpustakaan Unila. Semoga selalu bahagia dan sukses dalam karya berikutnya.” Demikian tulisan yang tertera pada banner yang dipasang di ruang Auditorium Perpustakaan Unila siang tadi (Jum’at, 15/9/2017). Ya, tulisan pada banner tersebut mewakili perasaan haru segenap Keluarga besar UPT Perpustakaan Unila melepas 3 (tiga) orang pustakawan yang purnabakti tahun 2017 ini. Pustakawan purnabakti tersebut adalah : Suyoto, S.H., S.I.P., Suparjana, S.Pd. dan Yuliati. 

Acara siang ini memang sengaja dikhususkan untuk momen perpisahan keluarga Perpustakaan dengan ketiga purnabakti tersebut, walaupun satu orang ternyata tidak dapat hadir. Kepala Perpustakaan Unila, Mardiana, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya atas sumbangsih mereka untuk Perpustakaan Unila. Permohonan maaf  atas segala salah dan khilaf yang disengaja maupun tidak selama saling berinteraksi di Perpustakaan, serta permohonan agar silaturahmi tetap terjalin walaupun saat ini sudah berbeda tempat berkarya. “Saya akan selalu ingat betapa bersemangat dan banyak ide-nya pak Yoto dalam pengembangan IT Perpustakaan, betapa terampil dan telatennya pak Jono dalam merawat buku, serta betapa rajin bu Yuli dalam mengolah buku, selalu tampil dengan senyum keibuan-nya” lanjutnya.

Ungkapan terimakasih dan kesan juga disampaikan oleh Karjoso sebagai wakil dari pustakawan dan seluruh anggota perpustakaan. Betapa banyak cerita kebersamaan yang terukir, manis pahit yang dijalani bersama, semoga seterusnya menjadi kenangan indah bersama dan tidak terlupakan.

 

 

 

 

 

 

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan do’a, penyampaian kata perpisahan oleh purnabakti dan pemutaran slide foto kenangan ketiga purnabakti selama di Perpustakaan dan penyerahan cindera mata. Kemudian ditutup dengan hiburan dan foto bersama.

Selamat berpisah sahabat, semoga kami dapat selalu memiliki semangat belajar dan kerja keras sepertimu. Terimakasih sudah memberi contoh yang baik untuk kami selama ini. Semoga selalu bahagia dan sukses dalam karya berikutnya. (/Zad)

 

 

 

Pengalaman Mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi Layanan Informasi Bagi Pekerja Informasi di Era Digital di IPC University, Bogor

Perpus, 13/9/17 – Perpustakaan dalam layanannya tidak dapat hanya sekedar bersandar atas koleksi yang dimilikinya. Pengelola perpustakaan harus memiliki akses yang luas terhadap informasi yang dibutuhkan oleh pemustakanya. Kompetensi pengelola perpustakaan berkaitan dengan literasi informasi harus ditingkatkan lagi dalam hal kemampuan teknis dan aplikatif. Kemampuan ini sangat diperlukan pengelola perpustakaan karena merekalah yang akan berperan membantu pemustaka untuk menemukan informasi yang diperlukannya.

Berkaitan dengan upaya meningkatkan kompetensi pustakawan dan membekali mereka dengan kemampuan teknis dan aplikatif tersebut, maka UPT Perpustakaan Unila ikut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Layanan Informasi Bagi Pekerja Informasi di Era Digital dengan mengirimkan pustakawannya yaitu Endah Kurniasari, S.Sos dan Katrin Setio Devi, S.Hum. Kegiatan Workshop ini dilaksanakan di IPC Corporate University, Bogor pada tanggal 29 s.d. 31 Agustus 2017 yang merupakan kerjasama ISIPII (Ikatan Sarjana dan Informasi Indonesia)  bersama FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia).

Berikut pengalaman mengikuti workshop yang dibagi oleh Endah dan Katrin dalam kegiatan Sharing dan Diskusi kelompok pustakawan Unila di ruang cadangan Lt.2 UPT Perpustakaan Unila, hari ini Rabu, 13/9/17. Menurut mereka, workshop ini sangat aplikatif dan seru, banyak materi dan latihan untuk mengembangkan keterampilan penelusuran, penyajian, dan kemas ulang informasi. Pada hari pertama, para pemateri mengemukakan bagaimana untuk menjadi pustakawan yang kritis dan kreatif. Di era digital ini, perpustakaan memiliki 3 tantangan terbesar yaitu teknologi, ledakan informasi, dan pemustaka yang digital native. Dilanjutkan pada hari ke dua, pemateri memberikan beberapa inovasi yang dapat diterapkan di perpustakaan untuk menanggulangi permasalahan yang telah disebutkan sebelumnya.

Pada hari ketiga adalah sesi outbound yang bertema treasure game. Dalam game tersebut para peserta berlomba-lomba untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh panitia. Pertanyaan tersebut dikemas dalam bentuk QR Code. Pertanyaannya adalah seputar materi yang telah diberikan pada 2 hari sebelumya. Kelompok kami, kelompok 1 yang terdiri dari Katrin dan Endah (Pustakawan Unila), Nunung (Pustakawan Kementrian Kelautan), Nita (Pustakawan Mercubuana University), Djati (Pustakawan DPR RI) dan Kiki (Pustakawan POLITEKNIK Pontianak) memenangkan game tersebut. Sesi terakhir pada hari ketiga adalah pemberian reward dari treasure game, dan beberapa kata perpisahan dari panitia. Sungguh pengalaman mengikuti workshop yang menyenangkan, selain padat materi juga dilengkapi dengan kegiatan game yang menghibur dan menginspirasi. Demikian ujar Katrin menutup cerita pengalamannya.

Semoga kegiatan workshop seperti ini dapat terus diikuti agar menambah wawasan, semangat dan  inspirasi para pustakawan untuk Perpustakaan Unila yang lebih baik. (/Zad)

Selamat Datang Mahasiswa Baru 2017

Mulai hari Senin ini (4/9) dan satu minggu kedepan hingga Jumat (8/9) UPT Perpustakaan akan menerima kunjungan mahasiswa baru Unila 2017 dalam kegiatan Orientasi Perpustakaan. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan dalam rangkaian Propti Unila dan bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar bagi mahasiswa baru dalam mengenal perpustakaan.

 

Anita Ekarini, S.Sos, M.Si, sebagai Ketua kegiatan orientasi ini  menyampaikan bahwa jadwal telah dibagi per Program Studi untuk 8 (delapan) fakultas yang ada di Unila. Akan tetapi mengingat bahwa kegiatan ini bersamaan dengan sudah dimulainya perkuliahan semester Ganjil TA 2017/2018, maka untuk jadwal mahasiswa yang bertabrakan dengan kuliah dapat dikonfirmasikan dengan panitia untuk di jadwal ulang.

 

Anita juga menyampaikan bahwa dalam pengenalan perpustakaanini mahsiswa baru akan menerima informasi mengenai Perpustakaan secara umum, fasilitas, ruangan  jenis-jenis koleksi (print dan online) yang dimiliki, cara akses, cara mencari koleksi menggunakan OPAC (Online Public Access Catalog), menggunakan KiosK dll. Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi, yaitu presentasi pengenalan yang disampaikan oleh instruktur dan dilanjutkan tour keliling Perpustakaan dan ruang koleksi yang dipandu oleh para pemandu. Diharapkan mahasiswa setelah itu dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan dalam menunjang perkuliahan yang dijalaninya selama di Unila.

   

Selamat bergabung di Unila bagi mahasiswa baru 2017, Perpustakaan selalu siap membantu, mendukung dan menemani perjalanan kalian di Unila. (/Zad)

 

Penobatan Duta Baca Unila 2017

Perpustakaan Unila kembali menobatkan Duta Baca Periode 2017-2018 (29/8).
Para Duta baca ini diharapkan nantinya dapat berperan sebagai motivator bagi peningkatan minat baca mahasiswa, serta dapat membantu memperkuat kegiatan layanan Perpustakaan Unila.
Duta baca dan wakil duta baca 2017 terpilih adalah :

Duta Baca Putra : Ahmad Afan Efendi
S1 Biologi/FMIPA/2014

Duta Baca Putri : Ulfa Umayasari
S1 Ilmu Pemerintahan/FISIP/2014

Wakil Duta Baca Putra : Ahmad Robi Ulzikri
S1 Ilmu Pemerintahan/FISIP/2015

Wakil Duta Baca Putri : Restu Pratiwi
S1Teknik Informatika/2014

Pemakaian selempang Duta sekaligus penyerahan hadiah serta sertifikat penghargaan kepada Duta Baca terpilih, dilakukan oleh Kepala Perpustakaan Unila Dr. Eng. Mardiana, S.T., M.T.dan Ketua Divisi Litbang dan Kerjasama Perpustakaan, Dr. Eng. Dikpride Despa, S.T., M.T., I.P.M

 

    

Para duta baca ini beserta para finalis akan bergabung bersama dalam sebuah komunitas yaitu Komunitas Baca. Komunitas baca ini sangat terbuka bagi mahasiswa-mahasiswa lain yang memiliki minat dan kecintaan yang sama dengan buku dan perpustakaan, kami persilahkan untuk bergabung bersama, kita akan bersama-sama menularkan semangat gemar membaca ini sekaligus mendukung program perpustakaan Unila. Demikian disampaikan oleh Dr. Eng. Dikpride Despa, S.T., M.T., I.P.M yang juga sekaligus sebagai pembina komunitas baca.


Acara penobatan duta baca ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan manajemen Perpustakaan Unila, dosen, petugas ruang baca di Fakultas seluruh Unila, Komunitas Baca, Komunitas Cinta Buku, Komunitas Japanila, Perwakilan BEM, Teknokra dan mahasiswa dan undangan lainya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan literasi Informasi Ilmiah yang dipandu oleh para duta baca sebagai moderator dan Pustakawan Unila sebagai Narasumber.

Selamat bergabung dan berkiprah di Perpustakaan Unila, para duta baca!