Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V dan SNIPer 2019 – Hari 2

Kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V dan SNIPer 2019 pada hari kedua yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Oktober 2019 memiliki perbedaan dengan hari sebelumnya dimana dalam acara ini dilaksanakan lokakarya yang dilakukan secara paralel dengan 3 tema. Kegiatan semiloka hari kedua ini diawali dengan konferensi pers oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Bapak Drs. Syarif Bando, M.M. yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Perguruan Tinggi Anggota FPPTI dengan Perpustakaan Nasional RI. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi key note speaker oleh Bapak Drs. Syarif Bando, M.M. dengan tema Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi : from smart librarian to smart society.

 

Selanjutnya, acara Lokakarya dibagi menjadi tiga kelas paralel, kelas pertama dengan tema Kupas Tuntas RAMA dan ANJANI sebagai Perangkat Pendukung Integritas Akademik Perguruan Tinggi oleh Dr. Lukman dan Lutfi Ilham Ramdhani dari Tim Ristekdikti . Selanjutnya kelas kedua dengan materi disampaikan oleh Sufiet Erlita (CIFOR) Hendro Subagyo, M.Eng (PDDI-LIPI), tema Tata Kelola Data dalam Pengembangan Inovasi Perpustakaan. Pada materi ini narasumber menyampaikan mengenai kebijakan tata kelola data terdiri dari paradigma shifing in librarionship, peraturan manajemen data serta perpustakaan dan pustakawan terlibat dalam manajemen data. Kelas lokakarya yang ketiga disampaikan oleh Dwi Fajar Saputra, S.Sos., M.M dengan tema Smart Repository Berbasis Aplikasi VIVO (Duraspace) untuk Perpustakaan Perguruan Tinggi.

Acara semiloka nasional ini diikuti oleh pustakawan dari seluruh Indonesia dan juga para akademisi yang berasal dari dalam dan luar Lampung. Acara hari kedua ini, ditutup dengan sesi Workshop dan Board Game Sebagai Media Pembelajaran Literasi Informasi oleh Dharma Gustiar Baskoro, S.S, M. Pd. Secara paralel juga dilaksanakan RAKERNAS FPPTI yang diikuti khusus pengurus FPPTI Pusat dan Wilayah. (KB Putu Devie & Yunna)

Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V dan SNIPer 2019 -Hari 1

Rabu, 2 Oktober 2019 UPT Perpustakaan Universitas Lampung mengadakan kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V dan SNIPer 2019 bertempat di Hotel Novotel, Bandarlampung. Kegiatan ini diselenggarakan tiga hari 02-03 Oktober 2019 di Hotel Novotel dengan kegiatan seminar, lokakarya, workshop dan board game sebagai media pembelajarn literasi informasi dan diakhiri Literasi Budaya (Pulau Tegal Mas) pada tanggal 04 Oktober 2019. Tema kegiatan semiloka tahun ini yaitu Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi : from smart librarian to smart society.

Acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars FPPTI. Dilanjutkan dengan pertunjukkan Tari Sembah Lampung dan laporan ketua panitia, Anita Ekarini, M.Si. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr.Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. dan sekaligus membuka acara semiloka ini. Turut hadir mendampingi Rektor , Wakil Rektor Bidang PK-TIK Universitas Lampung Prof. Mahatma Kufepaksi, beserta dekan dan perwakilan dekan tiap fakultas Universitas Lampung.

Acara semiloka nasional ini diikuti oleh pustakawan dari seluruh Indonesia dan juga para akademisi yang berasal dari dalam dan luar Lampung. Antusiasme para peserta sangat nampak sejak acara pembukaan Semiloka Nasional ini. Setelah pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba Academic Library Innovation Award (ALIA) 2019, Indonesian Academic Librarian Award (IALA) 2019, Mars FPPTI 2019. Untuk ketiga lomba tersebut UPT Perpustakaan Unila dan Pustakawan UPT Perpustakaan Unila, sebagai wakil dari FPPTI wilayah Lampung, masuk kategori menjadi pemenang lomba. Lomba ALIA 2019, UPT Perpustakaan Unila meraih juara 3, lomba IALA 2019 pustakawan UPT Perpustakaan Unila Endah Kurniasari, S.I.Kom meraih juara harapan 2, serta lomba Mars FPPTI 2019 UPT Perpustakaan Unila meraih juara 1.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar nasional. Ada beberapa narasumber luar biasa yang dilibatkan dalam acara seminar nasional ini. Narasumber yang pertama yaitu Mulyono, S.H., M.Si. Kepala Sub Direktorat Karir Tenaga Kependidikan Kemenristekdikti, membahas mengenai kebijakan Ristekdikti tentang pengembangan karier pustakawan perguruan tinggi di Indonesia. Beliau dalam paparannya menyampaikan bahwa “pada saat ini kita sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0, yaitu era ketidak teraturan teknologi/bidang sehingga harus berfikir out the box agar dapat mengikuti zaman, menghadapi hal tersebut maka perlu berevolusi industri pada perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas lembaga menjadi kelembagan 4.0 dengan cara tenaga kependidikan harus bisa mendukung pada Lembaga 4.0, Dosen 4.0, Mahasiswa 4.0. dan untuk perpustakaan yang harus diperhatikan yaitu : SDM (kualitas & kuantitas), perangkat keras : buku/e-book/e-journal, gedung, ruang dan tata ruang, perangkat lunak dan kebijakan manajemen”. Narasumber kedua yaitu  How Wei Jiang (Bussines Development Director APAC) yang memaparkan mengenai “Evolving role of academic libraries: supporting the university and beyond”. Beliau menyampaikan bahwa Elsevier adalah salah satu penyedia informasi ilmiah yang memilik analisis informasi global. Pada abad ke 21, perpustakaan perguruan tinggi sedang mengalami masa transformasi atau lebih berkembang maka perpustakaan dan pustakawan memainkan lebih banyak peran multi-sisi saat ini.

Selanjutnya Seminar Nasional sesi kedua dimulai pada pukul 13.30 dengan sistem panel. Sesi kedua ini menampilkan empat narasumber yang luar biasa. Narasumber yang pertama yaitu Carrol L. Mitchell, Ph. D yang merupakan Field Director U.S. Library of Congress for Indonesia. Beliau memaparkan topik mengenai Library of Congress Strategic Plan in Buliding Smart Society yang mana Perpustakaan perlu menerjemahkan misi dan visinya ke dalam tujuan, seperti visi misi perpustakaan disesuaikan dengan kondisi (keadaan) pemustaka yang akan dilayani.

Narasumber kedua yaitu Bapak Prof. Dr. Karomani, M.Si. dari Universitas Lampung yang menyampaikan topik mengenai Strategi Komunikasi Perpustakaan dalam Mewujudkan Smart Society. Dalam penyampaiannya Bapak Karomani menyampaikan startegi komunikasi yang relevan dengan keadaan zaman yang serba digital ini. Smart  society adanya perkembangan teknologi sehingga masyarakatpun berkembang dan berubah , sehingga dimulailah perjalanan revolusi industry didunia. Dunia yang kita hadapi saat ini era millennium ke tiga yaitu revolusi industry 4.0, maka muncul budaya baru  karena adanya inovasi.

Narasumber yang ketiga yaitu Rahmi Simamora, Ph.D yang merupakan dosen di Universitas Indonesia. Beliau menyampaikan topik mengenai Peran perilaku informasi dalam mewujudkan Smart Society yang mana Informasi organisasi terdiri atas : GLAM (galeri, perpustakaan, archives, museum). Selanjutnya narasumber terakhir yaitu Mako Mira Lysistrata beliau menyampaikan mengenai Pusmayayaitu sebuah platform perpustakaan virtual  dimana pengguna pusmaya dapat membaca informasi tentang bahan pustaka yang dicari. Tujuan Pusmaya adalah : Mendukung pendidikan secara umum dengan memberikan akses ke perpustakaan khususnya kepada generasi muda dan  pelajar yang saat ini tidak mendapatkan akses ke perpustakaan dengan kualitas koleksi yang  baik.

Kegiatan hari pertama ini kemudian dilanjutkan dengan Presentasi call for paper oleh pemakalah semiloka dan SNIPer 2019.  Kelas presentasi dibagi menjadi tiga kelas paralel dengan keseluruhan jumlah pemakalah adalah 46 orang. (KB Putu Debby / Novi)

 

Pustakawan dan UPT Perpus Unila masuk sebagai finalis Final IALA dan ALIA 2019 FPPTI

UPT Perpustakaan Unila,- Sehubungan dengan Acara Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia V & SNIPer 2019 di Hotel Novotel, 2-4 Oktober 2019, maka salah satu agenda tahunan pengurus FPPTI Pusat adalah pemilihan Indonesian Academic Librarian Award (IALA) dan Academic Library Innovation Award (ALIA). Alhamdulillah pada kesempatan di tahun ini UPT Perpustakaan Unila dan salah satu pustakawan UPT Perpustakaan Unila Ibu Endah Kurniasari, S.I.Kom masuk sebagai finalis yang berhak megikuti seleksi final yang sebelumnya telah mengikuti seleksi tahap pertama di tingkat FPPTI wilayah lampung.

Seleksi tahap pertama IALA dan ALIA 2019  tingkat FPPTI wilayah lampung, Kepala UPT Perpustakaan Unila yang juga merupakaan ketua FPPTI Lampung (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) ibu Dr. Eng. Mardiana, S.T., M.T, telah memberikan penghargaan kepada pemenangnya pada Acara pengumuman dan penobatan duta baca serta Pelatihan Augmented Reality for Library (ARLib) Selasa, (17/09/2019), yang sebelumnya telah diumumkan melalui berita acara nomor: 028/FPPTI-LPG/III/2019 tentang Penilaian Pustakawan Akademik Tingkat FPPTI Daerah Provinsi Lampung dan berita acara nomor: 030/FPPTI-LPG/III/2019 tentang Penilaian Inovasi Perpustakaan Terbaik Tingkat FPPTI Wilayah Lampung.

Pemilihan Indonesian Academic Librarian Award (IALA) FPPTI wilayah Lampung diraih oleh :

  1. Endah Kurniasari, S.I.Kom Pustakawan UPT Perpustaaan Unila
  2. Rahmat Iqbal, S.I.P., M.I.P. Pustakawan Univeritas Teknokrat Indonesia

Pemilihan Academic Library Innovation Award (ALIA) FPPTI wilayah Lampung diraih oleh :

  1. UPT Perpustakaan Universitas Lampung
  2. UPT Perpustakaan Universitas Malahayati

Dan selanjutnya untuk Seleksi IALA dan ALIA 2019 tingkat FPPTI pusat.  Berdasarkan keputusan PIC seleksi IALA 2019 nomor 98/FPPTI-VII/SM/2019. Pustakawan UPT Perpustakaan Unila masuk kedalam 5 finalis berhak mengikuti seleksi FINAL berupa Presentasi Karya Unggulan dan Forum Group Discussion (FGD) yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 oktober 2019 di Hotel Novotel, Bandar Lampung, setelah melalui penilaian terhadap berkas dan dokumen portofolio peserta calon finalis seleksi Indonesia Academic Librarian Award (IALA) 2019. Adapun nama-nama Finalis IALA 2019 FPPTI:

  1. Aip Rohadi dari FPPTI Wilayah Banten
  2. Atin Istiarini dari FPPTI Wilayah Jawa Tengah
  3. Deasy Kumalawati dari FPPTI Wilayah Jawa Timur
  4. Endah Kurniasari dari FPPTI Wilayah Lampung
  5. Eko Kurniawan dari FPPTI Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

Selain itu juga pada keputusan PIC Seleksi ALIA 2019 nomor 103/FPPTI-VII/IX/SM/2019 Minggu, (15/09/2019) , UPT Perpustakaan Unila dari FPPTI Wilayah Lampung masuk menjadi finalis 1 yang berhak mengikuti tahap akhir penilaian di Hotel Novotel – Bandar Lampung, setelah melalui penilaian terhadap berkas dan dokumen seleksi Academic Library Innovation Award (ALIA) 2019. Sedangkan finalis 2 dan 3 diraih oleh UPT Perpustakaan Unika Soegijapranata dari FPPTI Wilayah Jawa Tengah dan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dari FPPTI Wilayah Jawa Barat.

Semoga dengan terpilihnya UPT Perpustakaan Unila dan Pustakawan Perpus Unila ditahun 2019 ini dapat mewujudkan perpustakaan yang berkualitas serta meningkatkan profesionalisme dan berdampak positif bagi kemajuan pustakawan Perpustakaan Unila. Aamiin (Novi)

Sumber dari URL :  Hasil Penentuan Finalis IALA 2019 FPPTI dan Hasil Penentuan Finalis Academic Library Innovation Award (ALIA) 2019 FPPTI

 

UPT Perpustakaan Peroleh Penghargaan Dies Natalis Unila ke 54 Tahun 2019

Kasubag UPT Perpustakaan Unila ( Ibu Reta Surya, S.P) menerima Tropi dari Rektor Unila

Universitas Lampung- UPT Perpustakaan Unila mendapatkan penghargaan yang disampaikan dalam Upacara Dies Natalis ke 54 Universitas Lampung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, pada Senin 23 September 2019. Pada kesempatan di tahun ini UPT Perpustakaan Unila mendapatkan penghargaan. Penghargaan tersebut berupa peringkat 2 UPT dengan Kinerja Mutu Terbaik di lingkungan Unila tahun 2019. Sedangkan peringkat 1 adalah Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (UPT LTSIT) dan peringkat 3 adalah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kerja sama dan Layanan Internasional Universitas Lampung (PKLI Unila).

Selain itu, penghargaan lain yang juga diterima Pustakawan UPT Perpustakaan Unila adalah peringkat 1, 2 dan 3 Kategori Pustakawan berprestasi tingkat Unila. Peringkat 1 diperoleh Sumarno, S.Sos., M.M., Peringkat 2 diperoleh Teti Novianti, A.Md., dan Peringkat 3 Yuliyanti, S.I.Kom. Serta  Pemberian kenang-kenangan/ tali asih PNS Purna Bhakti kepada Bapak Wagiman dan Sampurna Haryanta .

Duta Baca 2019 UPT Perpustakaan Unila

Dan Duta Baca 2019 UPT Perpustakaan Unila juga mendapatkan penghargaan. Pemberian Penghargaan kepada duta baca 2019 UPT Perpustakaan Unila  ini guna memberikan semangat dan apresiasi kepada Duta Baca dan Wakil Duta Baca dalam menjalan amanah sebagai representatif UPT Perpustakaan Unila.

Selamat kepada UPT Perpustakaan Unila, Pustakawan dan Duta Baca Perpustakaan Unila. Semoga semakin bertanggung jawab dan bekerjasama untuk terus dapat meningkatkan kinerjanya dan memantaskan diri memperoleh peringkat terbaik.

 

Pelatihan Augmented Reality for Library (ARLib)

UPT Perpustakaan Unila – Selasa, 17 september 2019 telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Augmented Reality for Library (ARLib) untuk pengenalan dan promosi perpustakaan, bertempat di ruang teater lantai 3 UPT Perpustakaan Unila. Dihadiri oleh seluruh pimpinan dan manajemen Perpustakaan Unila, dosen, Pustakawan, Komunitas Baca, Komunitas Baca, mahasiswa dan undangan lainya.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan Unila yang juga merupakan ketua FPPTI Lampung (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) ibu Dr. Eng. Mardiana, S.T., M.T,. dan sekaligus menjadi narasumber kegiatan ini. Narasumer lainnya yatu Meizano Ardhi Muhammad, S.T., M.T. (Pelatihan Pembuatan Poster) dan Andi Windah S.I.Kom.,Mcomn&MediaST. (Pelatihan strategi promosi perpustakaan).

ARLib (Augmented Reality for Library) adalah aplikasi yang dikembangkan oleh civitas Unila dengan melibatkan pustakawan Unila untuk pengumpulan kebutuhan pengguna. ARLib menggunakan AR yang memiliki fungsi navigasi pelacak lokasi pustaka. Pelacakan lokasi dalam ruangan berbasis AR Marker yang ada di dalam gedung Perpustakaan Unila dan cukup menggunakan kemampuan smartphone pengguna. Ibu Mardiana juga menyampaikan bahwa “Aplikasi ARLib ini sudah mulai digunakan di Perpustakaan Unila pada semester genap TA 2018/2019, akan tetapi masih pada lokasi koleksi yang terbatas (lantai 3). Direncanakan akan diimplementasikan untuk pencarian pada seluruh lokasi pustaka, seiring dengan bertambahnya data identifikasi rak dan buku pada lokasi yang lain”.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan poster oleh bapak Meizano Ardhi Muhammad, S.T., M.T. beliau menyampaikan bahwa “poster yang dibuat terdapat AR marker yang nantinya akan di tracking oleh smartphone pengguna dan menampilkan informasi Perpustakaan yang sesuai”. Selain itu peserta juga dipandu oleh mahasiswa Teknik Unila dalam pelatihan pembuatan poster.

Setelah pelatihan pembuatan poster selesai dilanjutkan dengan materi strategi promosi perpustakaan dengan narasumber ibu Andi Windah S.I.Kom.,Mcomn&MediaST. Untuk mengembangkan dan memajukan suatu perpustakaan maka diperlukan strategi promosi perpustakaan dimana pustakawan juga harus mempunyai kemampuan untuk mempromosikan perpustakaan. Salah satu promosi perpustakaan dengan cara promosi melalui sosial media.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Semoga dengan kegiatan Pelatihan Augmented Reality for Library (ARLib) untuk pengenalan dan promosi perpustakaan ini bisa bermanfaat bagi para pustakawan dan staf TI (Teknologi Informasi) Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung dan untuk memajukan perpustakaan-perpustakaan  di Provinsi Lampung. (Novi)